Konteks
Sebuah fintech pembayaran regional dengan operasi di Singapura, Malaysia dan Indonesia telah menumbuhkan jejak multi-cloud (AWS + Azure) ke ~SGD 1.7M/tahun tanpa disiplin yang akhirnya akan diminta CFO. Resource yang tidak di-tag adalah 60% dari bill, coverage Reserved Instance adalah 6%.
Apa yang kami lakukan
1. Tag dunia (minggu 1-3). Setiap resource mendapat tag dengan team, environment, project, cost center. Resource yang tidak di-tag ditandai untuk atribusi pemilik dalam 14 hari atau auto-decommission. Pada akhir minggu 3, pengeluaran tidak di-tag di bawah 4%.
2. Right-size secara sistematis (minggu 3-5). Tarik data utilisasi 90 hari, identifikasi ~140 instance over-provisioned dan 30+ resource idle, dipensiunkan atau diturunkan.
3. Strategi reserved-capacity (minggu 5-7). Ganti pengeluaran on-demand pada workload produksi stabil dengan campuran RI 1-tahun dan 3-tahun (AWS) dan Reserved Instances + Savings Plans (Azure). Coverage konservatif — 65%.
4. Chargeback dipacu tag (minggu 7-8). Bangun statement bulanan per-tim agar engineering lead melihat bill mereka sendiri.
Hasil
- -38% pengurangan total pengeluaran cloud vs. baseline FY24
- SGD 650K penghematan tahunan
- Nol insiden produksi terkait kerja FinOps
- Statement chargeback per-tim on-time pertama dalam sejarah perusahaan
- 65% → 72% coverage RI setelah review kuartalan
Apa yang kami pelajari
Higiene tag adalah 70% dari FinOps — sampai setiap resource punya pemilik, tidak ada yang bergerak. Scoreboard yang terlihat (chargeback per-tim) adalah unlock yang tak terduga.