📍 6 Raffles Quay, #14-06, Singapore 048580 ✉ enquiries@twotwotech.ai ☎ +65 6717 0088
INDUSTRY

Manufaktur & Konstruksi

ERP, supply chain, data peralatan, inspeksi kualitas, predictive maintenance; untuk konstruksi ada repositori gambar hybrid-cloud, tata kelola file lintas lokasi, dan akses zero-trust dari lapangan.

Pain Points

  • Data lantai atau site terperangkap di PLC, layar HMI, atau gambar kertas — tidak sampai ke sistem bisnis
  • Maintenance reaktif — downtime tak terjadwal menggerus satu kuartal yang profitable
  • Inspeksi kualitas / konstruksi terhambat di pool inspektur bersertifikat yang langka
  • ERP, MES, manajemen proyek, dan data shop-floor / site tidak rekonsiliasi
  • Untuk konstruksi: gambar dan revisi tersebar di email, WhatsApp, drive portabel — susah diaudit dan dicabut

Pendekatan kami

  • Pola gateway OT/IT untuk lantai (OPC UA + MQTT ke event stream)
  • Stasiun inspeksi vision-AI co-located dengan line, fail-safe ke manual
  • Model predictive maintenance terikat ke failure mode spesifik
  • Repositori gambar hybrid-cloud + akses zero-trust untuk tim proyek lintas negara
  • Yonyou NC Cloud atau MES sebagai single source of truth, di-feed oleh lantai dan site

Baseline kepatuhan

  • PDPA Singapura
  • Selaras ISO 27001 / ISO 14001

Konteks industri

Precision engineering dan manufaktur elektronik konsumen Singapura duduk berdampingan dengan jejak konstruksi regional yang besar — engagement “manufaktur” TWO TWO kini rutin mencakup keduanya. Sisi lantai: margin tipis, tenaga kerja mahal; sisi konstruksi: gambar, kepatuhan, dan hand-off lintas negara menghabiskan sebagian besar waktu. Keduanya butuh disiplin yang sama — bawa pekerjaan fisik masuk ke sistem bisnis.

Yang biasanya kami kirim

Studi kasus terkait

Angka nyata dari eksportir precision-engineering berkantor pusat di Singapura (FY2025) — tulisan lengkap di studi kasus:

Industri lain

Bicara dengan kami

Mulai dari masalahnya. Solusi datang belakangan.

Panggilan 30 menit dengan seorang solution architect. Tidak perlu spec — cukup sampaikan di mana bisnisnya tersendat. Sistem yang tidak bicara. Data yang tidak berperilaku baik. Kantor luar negeri tanpa siapa yang mengurus IT. Rencana DR di kertas yang belum diuji. Satu use case AI yang ingin dicoba secara serius. Kalau kami cocok, kami tunjukkan langkah berikutnya. Kalau tidak, kami katakan langsung.